Endoskopi - :: Charitas Hospital Palembang

 

Endoskopi

 

ENDOSKOPI

Terdiri dari : Gastroskopi & Kolonoskopi.

Apa itu GASTROSKOPI ?

Gastroskopi atau endoskopi pencernaan bagian atas merupakan prosedur medis yang memungkinkan dokter melihat dan memeriksa mukosa atau permukaan saluran pencernaan Anda, yaitu : Kerongkongan (Esophagus), Lambung (Gaster) dan Usus 12 jari (duodenum), menggunakan suatu pipa kecil yang bersifat lentur yang diperlengkapi dengan lensa dan sumber cahaya, sehingga gambar permukaan organ tubuh yang ingin diperiksa dokter dapat dilihat dengan jelas melalui pesawat TV.

Apa manfaat tindakan Gastroskopi ?

Prosedur gastroskopi pada umumnya dilakukan untuk mengevaluasi atau mengetahui penyebab dari keluhan-keluhan yang berhubungan dengan gangguan sistem pencernaan bagian atas (misalnya : rasa kembung, nyeri ulu hati, sulit menelan, mual dan muntah). Prosedur ini juga bermanfaat untuk mengetahui penyebab perdarahan saluran pencernaan bagian atas, misalnya pada seseorang yang mengalami muntah dan berak darah setelah mengkonsumsi obat rematik jangka panjang, varises di kerongkongan (varises esophagus) atau kecurigaan adanya tumor di lambung.

Bagaimana prosedur tindakan gastroskopi ?

Anda akan menjalani puasa tidak makan dan minum minimal selama 8 jam. Anda akan diberi obat bius lokal secara semprot (xylocain spray) untuk mengurangi risiko muntah dan rasa tidak nyaman. Alat pelindung (mouth piece) akan dipasang untuk menjaga agar pipa gastroskopi tidak tergigit, kemudian ujung endoskop akan dimasukkan melalui mulut, selanjutnya ke esophagus, lambung dan usus 12 jari. Bila dianggap perlu, dokter akan melakukan pemeriksaan biopsi untuk melihat secara lebih jelas kelainan di saluran pencernaan. Setelah endoskopi selesai, Anda baru diperbolehkan makan dan minum 2 jam kemudian untuk menghindari aspirasi (keselek).

 

Komplikasi apa yang mungkin terjadi akibat tindakan Gastroskopi ?

1. Kadang-kadang terjadi :

Efek samping obat : Gatal atau kemerahan pada kulit, sesak nafas. Penurunan kesadaran, gangguan pernafasan karena obat penenang golongan Benzodiapin. Luka pada daerah pita suara.

2. Jarang terjadi :

Apabila Anda menderita penyakit jantung maka tindakan gastroskopi dapat merangsang serangan jantung. Oleh sebab itu tindakan tersebut akan ditunda sampai dengan keadaan memungkinkan. Perdarahan atau luka tusuk atau robek pada kerongkongan atau usus halus. Kematian (sangat jarang, yaitu 1 diantara 10.000 orang).

 

Apa yang disebut dengan tindakan KOLONOSKOPI ?

Kolonoskopi merupakan prosedur medis yang memungkinkan dokter melihat dan memeriksa mukosa atau permukaan saluran pencernaan Anda, yaitu mulai dari : anus rektum, kolon desenden, kolon transversum, kolon asenden dan caecum menggunakan suatu pipa kecil yang bersifat lentur yang dilengkapi dengan lensa dan sumber cahaya, sehingga gambar permukaan organ tubuh yang ingin diperiksa dokter dapat dilihat dengan jelas melalui pesawat TV.

Apa tujuan dilakukan Kolonoskopi ?

Tindakan Kolonoskopi bertujuan untuk melihat dinding usus yang dimulai dari anus (adakah haemorrhoid letak dalam), rektum, kolon desenden, kolon transversum, kolon asenden dan caecum, Apa yang ingin dilihat pada permukaan usus tersebut adalah kelainan seperti : tumor, lecet, koreng, dsb.

Alternatif lain tindakan Kolonoskopi ?

Pemeriksaan colon in loop kelemahan pemeriksaan ini adalah dokter tidak dapat melihat secara langsung kelainan yang terjadi di dinding usus besar, apa yang dilihat adalah bayangan dinding yang menonjol (bila kelainan adalah tumor) atau cekungan (apabila kelainan adalah koreng).

Apa Komplikasi tindakan kolonoskopi ?

Menyebabkan lecet permukaan dinding usus besar. Apabila dilakukan pengambilan sampel jaringan (biopsi) dapat terjadi pendarahan ringan. Reaksi alergi (gatal atau penurunan tekanan darah) akibat pemberian obat. Meskipun sangat jarang terjadi, perforasi atau dinding usus mengalami kebocoran mungkin bisa terjadi dengan kemungkinan 1 - 2 / 10.000 pemeriksaan kolonoskopi. Bagi pasien yang memiliki penyakit jantung, tindakan kolonoskopi dapat memicu kekambuhan. Oleh sebab itu bagi mereka yang menderita penyakit jantung tindakan kolonoskopi perlu dilakukan pada saat yang tepat.

 

Bagaimana prosedur tindakan Kolonoskopi ?

Persiapan :

Anda akan mendapatkan diet bubur kecap untuk beberapa hari. Anda akan mendapatkan obat untuk pembersih usus (menyebabkan diare) agar usus terbebas dari endapan tinja sehingga memungkinkan dokter melihat dinding usus dengan jelas. Menjalani puasa makan pada malam hari dan dianjurkan untuk minum air putih sebanyak-banyaknya (minimal 3 liter) sampai dengan besok dilakukan tindakan kolonoskopi).

Prosedur Tindakan :

Anda akan diminta untuk mengenakan celana khusus untuk memudahkan pelaksanaan pemeriksaan. Anda diminta untuk berbaring ke kiri. Anda akan mengalami rasa kembung atau sedikit rasa mules pada saat alat kolonoskopi dimasukkan ke dalam usus. Hal ini terjadi karena udara yang dimasukkan ke dalam usus menyebabkan kembung dan alat yang didorong ke dalam usus sepanjang 60 - 80 cm, menyebabkan rasa mules. Apabila diperlukan Anda akan diberikan obat pengurang rasa sakit. Apabila ditemukan kelainan (misal : tumor) maka dokter akan melakukan pengambilan sampel atau biopsi.

Setelah Tindakan :

Anda diperbolehkan makan setelah dilakukan kolonoskopi. Apabila terjadi pendarahan melalui anus, Anda segera menghubungi dokter.